SIAPAKAH AKU
?
Aku
lahir dari keluarga yang sederhana. Punya kakak perempuan dan seorang adik
perempuan pula, dan bisa disimpulkan saya anak yang keberapa. Ya benar sekali
saya anak kedua dari tiga bersaudara.Perkenalkan namaku Novianis Sholikhah,
status masih sebagai seorang Mahasiswa, hehee..
Tahun 2013 ini cukup menegangkan dan
membuatku agak kacau karena harus mencapai dua target sekaligus yakni pertama, lulus
UN dengan nilai yang baik dan yang kedua lolos di perguruan tinggi yang aku
inginkan. Usaha yang bisa aku lakukan adalah belajar yang lebih rajin dari
biasanya dan mengikuti rutinan siswa kelas 3 SMA yakni BIMBEL untuk bisa sukses
menghadapi UN. Berbulan-bulan kami di vorsir tenaga dan pikiran demi mencapai
hasil yang maksimal, dan tidak mengecewakan pastinya. Tapi semua itu ku lewati
dengan susah, senang, sedih, lelah dan sebagainya, karena aku yakin aku tidak
sendiri semua teman-temanku juga merasakan apa yang aku rasakan.
Dan akhirnya masa-masa sulit SMA yang begitu
menjengkelkan itu terlewati juga, Cuma gara-gara ujian nasional yang dibuat
konsep 20 paket yang hampir membuatku
gila dan belajar keras untuk mencapai nilai sesuai target untuk bisa masuk ke
Perguruan Tinggi yang ku inginkan. Dan alhamdulillah aku lulus dengan nilai
yang cukup memuaskan dan mulai dibingungkan dengan pilihan kuliah disana sini,
sempat galau dan bimbang tapi aku berusaha meyakinkan diri pada cita-cita ku
dari awal yakni sebagai guru. Mengapa aku ingin menjadi seorang guru?? Karena
bagiku guru adalah seseorang yang membimbing kita dari tidak bisa menjadi bisa,
tanpa guru kita bukanlah apa-apa. Nah, karena itulah alasanku ingin sekali
menjadi seorang guru.
Dengan tekad dan keyakinan aku
coba-coba daftar masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, pilihan pertamaku
adalah jurusan PGMI di Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Suabaya (waktu
itu) Sunan Ampel Surabaya dan Psikologi di Perguruan tinggi yang sama. Dan alhamdulillah
aku lolos di jurusan pilihan pertamaku yaitu Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah. Menurutku jurusan itu sesuai dengan pilihanku karena dari dulu aku
berkeinginan menjadi seorang guru.
Kini aku menjadi Mahasiswa Institut
Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya yang sekarang di rubah menjadi
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Disini aku bisa merasakan
bagaimana menjadi seorang Mahasisa. Ada kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihannya adalah aku dapat menerima ilmu agama sebanyak-banyaknya, yang
menjadi tidak tahu menjadi tidak tahu. Dengan kuliah di Universitas Islam
Negeri Islam Sunan Ampel Surabaya aku juga berniatan untuk memperdalam ilmu
agama. Mengapa ? Karena ilmu agama merupakan ilmu akhirat. Dengan berilmu agama
dan menerapkan ilmu tersebut kedalam kehidupan sehari-hari dapat mengantarkan
ke akhirat dan kelak di tempatkan oleh Allah ketempat yang paling indah. Puji
syukur saya kuliah di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Semoga
dengan menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
menjadikan ilmu yang bermanfaat untuk anak bangsa nantinya.. Amiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar