Senin, 28 Oktober 2013

NEGARA YANG DEMOKRATIS ADALAH NEGARA YANG ANTI KORUPSI
Dinegara Indonesia sistem demokrasi yaitu dengan pemilihan umum. Masyarakat yang mempunyai peran untuk memilih hak pilihnya tanpa adanya suatu paksaan.
          Tidak lama lagi bangsa kita akan mengadakan calon DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkan oleh banyak publik dan waktu pelaksanaan pemilu DPR yaitu pada bulan Maret.
          Di sekitar rumahku , tepatnya di Gresik-Kedamean banyak terdapat gambar para calon DPR. Gambar tersebut banyak saya jumpai di pinggir-pinggir jalan, di tiang-tiang listrik, bahkan ada yang di tempel di belakang mobil. Hal ini merupakan salah satu bentuk demokrasi tertulis yang bertujuan untuk mendapatkan simpati para warga.
          Peran DPR yaitu mengatur jalannya pemerintahan dengan baik yang sesuai dengan aspirasi masyarakat. Bukan sebaliknya, yaitu merusak tatanan pemerintahan dan melakukan penyimpangan-penyimpangan terhadap aturan yang berlaku.
Dengan demikian akhir-akhir ini banyak kasus munculnya korupsi . Hal ini sangat disesalkan oleh semua pihak. Walaupun tindakan korupsi sudah di ketahui oleh semua pihak, tindakan dari aparat penegak hukum juga sangat sedikit. Faktor ini yang dapat menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. DPR yang mendapat sorotan dari masyarakat agar melakukan tugasnya dengan baik, memberikan contoh yang sesuai dengan aturan yang ada. Justru malah sebaliknya, melakukan tindakan yang tidak terpuji dan memperkaya diri sendiri.
          Oleh karena itu perlu adanya kesadaran untuk para pemerintah yang berwewenag menjalankan tugasnya. Sebagaimana yang di tuangkan dalam Undang Undang Dasar pasal 19 ayat (1), (2), (3) yaitu :
1.)             Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum
2.)             Susunan DPR di atur dengan Undang-Undang
3.)             DPR bersidang sedikitnya sekali dalam setahun
Dari uraian di atas dapat di ketahui bahwa peran masyarakat sangat penting untuk memilih hak suaranya yaitu memilih agar pemimpin nantinya menjalankan tugasnya secara terbuka , dan tidak ada penyimpangan-penyimpangan dan menjadikan negara Indonesia bebas dari korupsi.
Agar pemerintahan berjalan dengan baik , maka di butuhkan kriteria sistem pemerintahannya, yaitu :
1.)             Partisipasi rakyat dalam pembuatan keputusan
2.)  Adanya empat kebebasan, yaitu kebebasan mengeluarkan pendapat, kebebasan pers, kebebasan berkumpul, dan kebebasan beragama
3.)             Ketersediaan dan keterbukaan informasi untuk masyarakat
Prinsip demokratis adalah perilaku yang di landasi oleh nilai-nilai demokrasi. Nilai-nilai demokrasi adalah adil, terbuka, menghargai, mengakui perbedaan, anti kekerasan, damai, tanggung jawab, dan kerja sama.
Untuk membudayakan perilaku yang mendukung tegaknya prinsip-prinsip demokrasi maka warga negara harus bersikap sebagai berikut :
1.) Bersikap terbuka dan transparan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga akan menghilangkan rasa saling curiga dan memupuk rasa saling percaya.
2.)  Sikap untuk terbiasa melakukan dialog dalam setiap menyelesaikan masalah sehingga menimbulkan rasa toleransi dan saling pengertian.
3.)             Sikap menghargai pendapat orang lain.
4.)  Bersikap mau belajar menerima keberagaman karena Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, maka sewajarnyalah kita memiliki sikap toleran dan mau belajar menerima keberagaman.
5.)  Bersikap menghargai kelompok minoritas. Golongan mayoritas harus memiliki kepekaan terhadap persoalan minoritas di masyarakat. Hormatilah golongan minoritas agar mereka merasa nyaman dan aman berdampingan dengan golongan mayoritas.
6.)             Bersikap mengutamakan kepentingan umum.



Rabu, 16 Oktober 2013


TIDAK MEMAHAMI PERATURAN LALU LINTAS YANG BENAR ? , BISA JADI PEMBUNUH BAGI PENGGUNA JALAN RAYA . . .

       Ya, semakin hari jumlah angka kecelakaan di Indonesia semakin tinggi. Mulai dari kasus luka dan korban tewaspun tak dapat di elakkan lagi.Kecelakaan tersebut dapat berakibat mulai dari biaya berawatan bagi korban, kerugian yang begitu besar serta sakit yang berkepanjangan.

 Korban rata-rata dari pelajar SD, SMP , dan masyarakat sekitar. Jaman dulu memang sangat berbeda dengan jaman sekarang. Dulu saat saya sekolah MI tidak ada satupun teman saya yang membawa sepeda kesekolah. Tapi sekarang banyak bahkan sering saya mekihat di sekeliling rumah saya anak yang di bawah umur sudah membawa sepeda kesekolah. Hendaknya peraturan disekolah lebih di tekankan dan di awasi agar tidak membawa sepeda kesekolah. Karena menurut saya, bagi anak SD dan SMP yang mempunyai sifat labil serta kurang bisa mengendalikan motor dengan baik dan kurang menghormati pengguna jalan lain yang cenderung mereka ugal saat berkendara.

          Untuk itu , upaya untuk mengurangi anggka kecelakaan yang klimaks ini yaitu pertama peran pemerintah beserta elemen serta anggota polisi  untuk melakukan program-program kebijakan lalu lintas seperti menaikkan ancaman sanksi bagi pengguna motor yang melanggar. Hal ini juga di imbangi dengan pelaksanaan yang profesional , dan bersikap bijak terhadap pengguna motor yang melanggar. Jika pelaksanaan program tersebut tidak profesional dan kurang bijak cenderung ke hal yang negatif, sehingga mengakibatkan merendahnya budaya lalu lintas dimana perstursn tersebut tidak lagi di patuhi dan di hormati.

          Peran kedua bagi orang tua yang mempunyai anak dibawah umur, di harapkan untuk selalu mengawasi tindakan anak yang kurang baik. Orang tua juga di harapkan tidak memanjakan anak berlebihan dengan memfasilitasi apa yang anak inginkan. Seperti anak yang usia SD sudah di fasilitasi dengan sepeda motor. Yang mereka belum paham tentang peraturan yang di tuangkan dalam lalu lintas. Dengan adanya pengawasan dari orang tua dapat meminimalisasi tingginya angka kecelakaan.

          Peran yang terakhir yaitu kesadaran diri bagi pengguna jalan raya. Sebaiknya memahami peraturan yang ada dalam lalu lintas serta mengurangi kecepatan saat berkendara agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.
         

Rabu, 09 Oktober 2013


APAKAH POLWAN BERJILBAB MELANGGAR ATURAN ? BUKANKAH ITU HAK SETIAP MANUSIA ?

          Ya, polwan di Indonesia dilarang untuk memakai jilbab.Karena , ada yang berpendapat tidak ada aturan yang mengatakan untuk bebas mengenakan jilbab.Bukankah memakai jilbab merupakan salah satu contoh etika kesopanan untuk masyarakat ? Bukankah memakai jilbab merupakan hak bagi polwan muslim ?
          Ada seseorang yang berpendapat bahwa polwan harus bersikap netral tanpa memandang latar belakang termasuk agama mereka.Polwan harus bisa berinteraksi kepada siapa saja dan tidak mengutamakan bagi golongan orang muslim.Ada juga yang mengatakan dengan memakai jilbab, seorang polwan dikatakan melanggar aturan.Namun ada seseorang yang berpendapat lain bahwa penampilan polwan adalah rasa hormat kepada agama.
          Menurut saya harusnya pemerintah sadar akan peraturan yang dibuat tersebut untuk segera mengubah peraturan yang ada. Karena itu adalah hak bagi setiap manusia.Polwan merupakan polisi yang banyak berinteraksi dengan masyarakat.Polwan harus memberikan contoh yang baik untuk semua warganya.Apakah salah besar jika seorang polwan muslim memakai jilbab pada saat beraktifitas dengan pekerjaannya?toh itu juga tidak menganggu keamanan atau pekerjaan mereka.Dengan jilbab pun dapat nilai yang positif dan menunjukkan contoh yang baik.
          Aturan seorang muslim untuk berjilbab juga sudah di terangkan dalam Al-Qur’an. Karena dengan berjilbab tidak akan mengurangi tanggung jawab para ibu-ibu polwan dalammelindungi dan mengayomi masyarakat.Jadi, pemerintah harus memberi kebebasan kepada setiap ibu polwan yang muslim untuk memberikan hak mereka atau memberi kebebasan mereka memilih untuk mengenakan jilbab atau tidak.Karena dengan berjilbab seseorang akan terlihat lebih indah, sopan, dan rapi.
Wassalam ,semoga bermanfaat .... 

Rabu, 02 Oktober 2013

Dampak globalisasi terhadap remaja saat ini


Dampak Globalisasi terhadap remaja saat ini
      
                 Globalisasi merupakan hal yang sangat marak, tepatnya di negara kita Indonesia.Proses perubahan ke arah yang lebih maju di berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat.Hal ini di tandai melalui berbagai media, terutama media elektronik seperti internet. Karena dengan fasilitas ini semua orang dapat dengan bebas mengakses informasi di seluruh dunia seperti halnya anak-anak .Pengetahuan dan kesadaran seseorang sangat menentukan sikapnya untuk selektif menerima informasi, terutama seorang anak-anak atau remaja yang perlu di perhatikan khusus ketika berhadapan dengan media elektronik internet. Yang nantinya akan berdampak positif atau negatif dengan dirinya, lingkungan dan masyarakat.Dampak positif di antaranya yaitu : pengetahuan mereka yang semakin luas dan lebih mengembangkan sikap antisipatif dan selektif kepekaan dalam menilai hal-hal yang akan atau sedang terjadi. Dampak negatif antara lain : Anak-anak atau remaja dengan bebasnya mengakses semua hal yang bersifat negatif , timbulnya rasa malas belajar bagi para pelajar, meniru budaya barat contohnya saja dalam hal pakaian yang di gunakan para remaja saat ini yang etika berpakaiannya kurang sopan di hadapan umum.Dampak moral dan etika remaja saat ini semakin miris contonya saja dengan guru, kalau bertemu di sapa dengan panggilan “bro”. Hal itulah yang menurut remaja saat ini wajar.Tindak tanduk dan sopan santun mereka sabgatlah buruk.Untuk orang tua sebaiknya lebih memperhatikan anaknya pada masa remaja, karena pada masa tersebut anak-anak dalam keadaan yang labil , mudah terpengaruh pada lingkungan sekitar dan mudah terjerumus dalam hal-hal negatif. Dengan adanya kontrol dari orang tua mampu mengubah etika buruk pada anak dan mengajarkan etika yang baik dan benar.Untuk guru sebaiknya mampu membina anak didik yang bukan hanya dari kemampuan emosional dan sikap anak didik tersebut.Hal ini bertujuan agar anak didik khususnya para remaja tidak mudah terjerumus pada masalah yang buruk dan dapat menciptakan anak didik yang berakhlak mulia, beretika baik dan berkarakter.  Untuk masyarakat sebaiknya masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam mengawasi perilaku dan tindakan remaja pada saat ini. Masyarakat sebaiknya tidak mengintimidasi remaja dengan perilakunya yang kurang baik, tetapi sebaiknya masyarakat memberikan arahan dan motivasi kepada para remaja untuk dapat bertindak dan bertingkah laku sesuai dengan etika dan norma dalam masyarakat.
Sehingga jika keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat saling memberikan sumbangsih terhadap kehidupan para remaja, maka permasalahan etika dan kenakalan remaja dapat dengan mudah diatasi. Untuk para remaja saat ini sebaiknya remaja lebih memahami tentang bagaimana etika yang baik dan benar sesuai dengan yang di ajarkan oleh islam.Dan agar hidup kita menjadi lebih terarah, tentram,dan bahagia .Karena kita memiliki etika buruk , maka akan merugikan diri kita sendiri.